semua tentang kehidupan

hidup kita itu singkat, selalu berusaha untuk memperbaiki diri adalah cara terbaik yang harus dilakukan.
ALLAH always in My Heart

Translate

Jumat, 08 November 2013

fly

sayangg, aku pernah kan bilang sama kamu? jangan bawa aku terbang terlalu tinggi. apa kamu masih ingat ucapan aku yang itu? aku masih sagat mengingatnya sayangg, namun pasti kamu tak pernah mengingatnya. yah, karena sekarang rasanya kembali kau jatuhkan aku dari ketinggian harapanku itu.
sayangg, aku nggak akan pernah menyalahkanmu. kenapa? karena aku tau, dibalik kau memberikan harapan itu pula, aku pun menjadi pengharap terlalu tinggi untuk bersamamu.
sayangg, kamu pernah bilang. bahwa kamu akan selalu menganggapku ada. namun, enah mengapa rasanya itu hanya alasan klasikmu untuk membahagiakan ku. yah, bahagia dalam kesemuan.
sayangg, aku yakin. kalau memang tuhan menciptakan kau untuku dan aku untukmu, maka suatu saat nanti kita pasti akan dipertemukan kembali diwaktu yang tepat. dan kala itu, aku dan kamu akan selalu bersamanya. :)

Rabu, 06 November 2013

Cenayang dan Malaikat Tanpa Sayap

Ketika kau anggap aku cenayang mu, itu salah sayangg. karena sebenarnya aku hanya stalker mu, yang menguntit kemanapun kamu pergi, yang menguntit semua kegiatanmu, kau tau kenapa? ego ku menjawab karena aku yang masih peduli terhadapmu.
bohong rasaya ketika aku katakan, aku rela kau bahagia dengan yang lain tanpa diriku. karena sebenarnya aku sangat cemburu sayangg, ketika kau bersama yang lain dan itu bukan aku.
Sayangg, aku masih akan selalu mengingat ketika kau katakan "jika aku seorang malaikat, aku rela memotong sayapku agar aku bisa merasakan pedihnya hidup didunia bersamamu" kau tau? itu kalimat termanis yang kau ucapkan untukku, yah cenayang mu ini. namun, sayang aku tak benar-benar bisa menjadi seorang cenayang. karena aku tak tau apa itu benar yang kau ucapkan? apa itu adalah ucapan dari hatimu? atau kau hanya ingin melihatku bahagia dalam keadaan semu?
Malaikat tanpa sayapku, aku berharap terlalu tinggi bersamamu. Malaikat tanpa sayapku, tolong jangan buat aku menjadi pengharap dan pemimpi terlalu tinggi untuk bersamamu. karena ketika aku terbangun nanti, aku takut aku tidak bisa menemukanmu dalam kehidupan nyataku. aku takut ketika aku terbangun, aku harus kembali mencoba berjalan tanpa bantuanmu, aku takut ketika itu aku harus tertatih untuk kembali mencoba berlari, aku takut ketika engkau Malaikat tanpa sayapku hanya melihat aku dari kejauhan bersama dengan pasanganmu yang lain. Aku takut sayangg ...

skenario Tuhan yang masih tertulis

setiap kamu memutuskan untuk pergi, setiap aku memutuskan untuk tak pernah kembali, takdir seakan-akan (memaksa) kita bertemu. Lagi dan Lagi ! (@dwitasaridwita)

itu yang selalu ada dalam fikiranku, tentang akhir dari cerita kita. tentang apa yang telah Tuhan tuliskan untuk kita. Akhir cerita yang masih "tanda tanya" walaupun syutingnya sedang berjalan. Namun apa kau tau? Harapan terindah bersama mu masih ada dalam khayalan terbaik ku. yang aku harap, akan terwujud. Aamiin :)


Selasa, 05 November 2013

antara Tuhan, Aku dan Engkau (Mr. T*N)

Kau tau? terkadang aku berfikir apa makna dari semua pertemuan kita? apa makna dari semua kedekatan kita? apa yang sedang Tuhan perlihatkan untuk hidup kita?
Dalam setiap akhir sujudku, sering aku berdoa pada Tuhan, jika memang kau yang terbaik untukku, jika memang kau yang ditakdirkan Tuhan untukku, maka aku ingin agar kau dan aku semakin dekat, dan semakin mengenal. Namun, jika memang kau bukan untukku, aku harap agar kau hilang dari pelupuk mata dan hatiku, kemudian Tuhan gantikan dengan yang lebih baik darimu. Agar kita diberikan yang sama-sama lebih baik dari kita, agar diberikan kebahagiaan yang lebih dari pada ketika kita bersama.
Namun, untuk saat ini aku sering bertanya dalam hati. Ketika kita terpisah, lalu mengapa Tuhan kembali mendekatkan aku dengan engkau? Mengapa aku selalu merasa dibuat nyaman ketika ada disampingmu? Mengapa aku selalu mempercayai kata manis mu?
Ketika itupun aku berharap, semoga yang kau katakan itu memang nyata berasal dari dalam hatimu, bahwa kau memang memilih aku untuk menghabiskan sisa hidupmu.
Aku harap memang ini terbaik untuk kita, tidak hanya kau dan aku, namun untuk semua yang ada disamping dan belakang kita.
Kalau memang kita tidak ditakdirkan untuk bersama, lalu mengapa Tuhan selalu memberi celah untuk kita agar bersatu?

Kamis, 31 Oktober 2013

penghargaan karma Si Plester

penghargaan tentang karma pasti akan selalu ada dalam kehidupan setiap manusia, tapi apa kau tau sampai kapan karma itu berakhir?
karena rasanya karma itu masih ada dalam kehidupan si plester ini sampai sekarang, ketika dia memilih tangan yang hendak ia sembuhkan misalnya. namun, apakah itu tak wajar? menurutku disitu wajar, karena si plester pasti akan memilih yang memang tangannya itu bersih, hingga tak terlalu mengotorinya, dan memilih sang pemilik tangan yang mampu merawat si plester, misalnya ketika si plester ingin dicuci, mana mungkin ketika si plester kotor dia akan nyaman ada ditangan itu, toh pandangan orang pun mungkin nggak akan indah.
namun, kalau memang ini bukan karma karena kelakuan si plester yang dulu sering menyia-nyiakan tangan yang lain, lalu apa? apa ini adalah ujian kesabaran bagi si plester?
mengenai ujian kesabaran, lalu sampai kapan itu berakhir? ahh, kadang si plester ini mencapai pada titik jenuhnya. apalagi ketika dia berfikir bahwa semua yang diinginkan tidak terkabul.
aah, tuhan maafkan kesalahan si plester ini. yang terkadang mengeluh atas ujian kesabaran dari mu, si plester tau kok, ketika Engkau menguji nya itu tanda Engkau terlampau sayang terhadap si plester ini Tuhan.
ketika dalam keadaan keadaan yang begitu tenang, si plester kadang berfikir sendiri.
karena, sebenarnya ia harus berterima kasih pada tangan yang telah membuangnya.
karena disitulah si plester belajar mengenai arti menunggu, menunggu yang tak pasti, arti mencintai si tangan, arti tentang kehidupan selayaknya nak muda yang mengalami jatuh cinta.

Plester ku sayang, bersabarlah. karena kebahagiaan abadi mu pasti akan ada. namun, tetap kunci utama nya adalah bersabar, tawakal, dan berusaha.

Sabtu, 26 Oktober 2013

Si Plester dan Si Tangan



Plester (sebuah alat untuk menutup luka yang terlihat dan alat yang dapat menyembuhkan luka), Tangan (bagian organ tubuh yang kadang terluka).
Sebagai Plester tentu nya dia akan selalu ada jika si tangan membutuhkan bantuannya, dia akan selalu setia ketika si tangan terluka, karena pada saat si tangan terluka, hanya ada plester yang selalu ada bersamanya. Ahh, si plester ini terlalu setia pada si tangan, bahkan dia rela dia menjadi kotor hanya agar luka si tangan tak kotor dan tak bertambah parah.
Suatu hari, datang si tangan meminta bantuan si pester untuk menutup lukanya yang kala itu terlihat parah, dengan senang hati si plester menutup luka itu, memberikan tambahan antiseptik pada sisi dalam si plester dan menempelkannya pada luka si tangan, sampai akhirnya si tangan dapat sembuh kurang dari satu minggu.
Setelah si tangan sembuh, rupanya si tangan lupa, siapa yang berjasa menutup dan mengobati luka yang ada dirinya, yah dia melupakan si plester yang begitu sabarnya mengahadapi luka si tangan. Si tangan pergi dengan tanpa dosanya meninggalkan si plester sendiri disini dengan noda dari luka si tangan tanpa pernah peduli bagaimana perasaan si plester. Kasian sekali rasanya hidup si plester ini hanya dibutuhkan ketika si tangan terluka dan setelah itu ditinggal tanpa perasaan oleh si tangan.
Si plester yakin, ketika si tangan kembali terluka, pasti si tangan akan kembali mencari si plester untuk membantu  mengobati luka yang ada di tangannya itu. Dengan berat hati si plester harus merelakan si tangan pergi meningalkan ia sendiri, agar si tangan bisa bhagia dengan kegiatan dia yang lain dan kehidupan dia yang lain tanpa ada si plester disisinya.
Kasian sekali yang hidupnya seperti si plester ini, hanya di butuhkan si tangan ketika sedang terluka, namun ketika luka itu hilang, plester di buang begitu saja.

Rabu, 02 Oktober 2013

benci untuk mencinta

kamu bilang, kamu yang buta karena nggak pernah liat ketulusan yang sebenarnya?
hmm. jadi kemaren-kemaren kemana aja? jadi kemaren-kemaren cuma dianggap angin lalu yah?
kamu tau? rasa percayaku terhadapmu kali ini semakin berkurang, tidak seperti dulu.
rasanya itu kata-kata cuma keluar dari mulutmu, tapi hatimu tidak! kenapa? karena kau hanya datang ketika kau membutuhkan aku!
berapa kali kau perlakukan aku sperti ini? masih belum cukup puas rupanya yah?
di anggapnya cuma kaya terminal dan ruang informasi yah???